Tips Cepat: Mengecek Tinta Printer di Ubuntu

31 12 2008

Saya memasang Ubuntu 8.04 Hardy Heron di Komputer Meja :p . Komputer itu saya gunakan sehari-hari untuk mengetik dan mencetak laporan dan tugas saya sehari-hari. Saya menggunakan Epson C43SX yang tersambung melalui kabel LPT.

Epson C43 SX

Epson C43 SX

Proses pemasangan printer dilakukan dengan mudah, karena database driver printer ini sudah tersedia di Ubuntu 8.04. Apalagi bila printer yang digunakan menggunakan kabel USB, printer dapat langsung digunakan (langsung terdekteksi di sistem tray).

Utiliti seperti nozzle check, head cleaning pun sudah tersedia dan dapat digunakan. Preferensi pengeprintan pun cukup lengkap. Namun ada satu pertanyaan yang terbesit dalam otak saya,“Cara ngecek tinta yang nyisa gimana ya?” :p

Saya pun segera membuka synaptic dan mencari software yang bersangkutan. Sayapun menemukan escputil

Deskripsi escputil: maintenance utility for Epson Stylus printers, download di sini

Berikut cara pemasangan dan penggunaan escputils untuk memantau tinta printer:

- Pasang escpitul dan ketergantungannya

$ sudo apt-get install escputil


- Setelah terpasang, ketikkan perintah ini di terminal:

$ sudo escputil -i -r /dev/lp0 #untuk kabel LPT


- Sedangkan untuk kabel USB :

$ sudo escputil -i -r /dev/usb/lp0


- Maka akan muncul persentase tinta printer yang tersisa pada cartridge:

Ink color Percent remaining

Red 60

Green 57

Blue 40

Black 20

Terima kasih, semoga bermanfaat,





Cara Mereinstall GRUB dengan menggunakan Live CD Ubuntu

30 12 2008

Berikut adalah cara mereinstal GRUB yang hilang setelah pemasangan XP/Vista, sehingga GRUBnya tertimpa oleh Boot Loader milik Windows XP/Vista.

1. Nyalakan computer :p dan boot melalui Live CD Ubuntu yang telah dimasukan ke optikal drive sebelumnya.

2. Setelah muncul loader, pilih bahasa yang akan digunakan dan pilih “Try Ubuntu without any change to your computer”

screenshot-16

3. Tunggu beberapa saat, setelah masuk ke Desktop, luncurkan terminal


4. Ketik:

$ sudo grub


5. Cari direktori GRUB pada HardDisk (bila Anda belum mengetahui letak asal GRUB)

grub > find /boot/grub/stage1


screenshot-41

Misal yang muncul adalah (hd0,4) ini berarti GRUB terletak di HD pertama, partisi ke 5 (#HD dan partisi dimulai dari 0)

6. Masuk ke direktori GRUB.

grub > root (hd0,4)

screenshot-51

7. Lalu pasang GRUB di HD pertama kita.

grub > setup (hd0)


Ingat!! tanpa spesifikasi partisi!! cukup (hd0), ini berarti GRUB akan terpasang pada MBR HD kita, bukan pada partisi.

8. Keluar dari grub.

grub > quit

9. Reboot.

$ sudo reboot


Maka GRUB kita pun akan kembali, namun kita tetap dapat memilik OS lain.

Terima kasih, semoga bermanfaat





How to Add a Pretty Vista Menu to Your Linux Desktop

30 12 2008

Many people said that the Linux “start menu” looks so bored. Some of them wonder that the Vista Menu or similar will comes with Linux desktop. Thanks for the creator of “Vista Menu” and “GnoMenu” they make it’s possible. You may choose one of them, Vista Menu or GnoMenu.

But I prefer to use a GnoMenu than Vista Menu. It’s more stable and available in debian format(.deb). Just go to Gnomenu download home

Download 3 deb files, gnomenuthemes gnomenu gnomenu-themes-gnomelook and install them

After all the nessesary software installed, you can add a GnoMenu to your panel. Finally, you’ll have a Vista’s like menu, like my own.